Header Ads

Rabu, 24 Juni 2020

Bidayah bab awal tentang niat mencari ilmu

بسم الله الرحمن الرحيم
Qoola Syekh Al Imam al alim al alamah hujjatul Islam  wa barktul anam  abu hamid muhammad ibni muhammad algozali atuuusi  qodasa allahu ruhahu wanawir dzorihatahu amiiin.
Alhamdulillahi haqo hamdihi washolatu wasalam ngala khoiri khokihi muhammadin rosulullahi  wa ngabdihi wa' ala aalihi wa ashaabihi min ba'dihi  amaa ba'du.

Ketahuilah wahai orang yang ringan hati yang menghadap untuk mencari ilmu , yg memperlihatkan pada dirinya  dgn sungguhnya cinta...dan sangatnya cinta terhadap ilmu  sesungguhnya jika engkau mencari ilmu dengan tujuan untuk kelihatan indah  dan pameeran  , mendahului para sahabat , dan supaya menjadi orang yg terdepan di hadapan manusia dan mengumpulkan harta dunia, maka engkau laksana  orang  yg berjalan  dalam merobohkan agama, dan merusak dirimu sendiri , engkau menjual akhirotmu demi duniamu , ..maka akad akad anmu akan rugi besar, dan daganganmu bangrut , dan mu'alimu ( gurumu) ,,,,bagaikan penolong dalam durhakamu dan mensekutuimu dalam kerusakanmu..bahwasanya gurumu bagaikan penjual pedang  kpada begal jalanan..seperti yg di dawuhkan rosuulullah.

من اعان على معصية ولو  كلمة كانت شريكاله فيها

barang siapa menolong dalam hal ma'siat walau sepotong kalimat maka ia bagaikan org yg melakukan ma'siat..


 Apabila niatmu den tujuanmu mencari ilmu antaramu dan antara allah  untuk mendpatkan hidayah bukan hanya riwayat saja,  maka  berbahagaialah sesungguhnya malaikat  membeberkan  sayapnya untukmu ketika engkau berjalan mencari ilmu.
Dan ikan ikan laut memintaka ampunan  untukmu ,
Akan tetapi engkau harus tau sebelum melanggkah jauh , sesungguhnya  hidayah adalah  buahnya ilmu,  adapun hidayah ada awalnya dan ada ujungnya, ada luarnya dan ada dalamnya...
Tidak akan sampei pada  ujungnya ibadah kecualai mengukuhkan ( menguatkan)  awalnya ( pondasinya).. Dan tidak akan bisa mengetahui dalamnya kecualai mengetahui luarnya trlebih dahulu
 Sesungguhnya saya ( imam gozali)..  Isyaroh kepadamu  dengan bidayatul hidayah.  Dengan bidayatul hidayah untuk mencoba ragamu dan juga hatimu,   dan bila dengan mempelajari bidayatul hidayah  hatimu condong dan juga nurut,,,, ataupun menerima,,,, maka naiklah ke ujungnya dan masuk dalam lautan ilmu...
Dan jika engkau temui hatimu ketika mempelajari bidayatul hidayah. . ngende ngende ( bermalas malas)... Dalam ber amal,, .ketahuilah sesungguhnya nafsumu  untuk mencari ilmu..nafsu yg memerintahkan ke mungkaran...... Sedikit demi sedikit setan menjerumuskanmu,
Dan tujuan syaiton adalah menggiringmu di tempat yg bagus tapi tujuanya untuk kesesatan.
Sehingga mereka ( tolabul ilmi) menyangka kalau jalannya sudah benar, an di sela sela tipu daya syaiton , syaiton membacakan tentang fadilah - ilmu dan derajat ulama',  sehingga syaiton melupakanmu tentang dawuh rosulullaj  yg bunyinya :
Barang siapa yg tambah ilmunya akan tetapi tidak tambah hidayahnya,, maka tidak akan tambah dekat ke allah melainkan tambah jauh...
Dan syaiton mempengarhi si pencari ilmu 
Tentang dawuh rosulullah : lebih berat- nya siksa di hari qiyamat  yaitu orang yg aliim..yg tidak di beri kemanfa'at ilmu
Sehingga kanjeng nabi berdo'a.
Allahumma inni a'udzubika min ilmi la yanfa' wa qolbi layaqsya'  wa ngamali la yurfa' wa du'ai laayasma'...
Ketika rosulullah isro'mi'roj...
Bertemu dgn seseorang yg mulutnya di gunting dengan gunting api..
Lalu rosuuullah bertanya ,, siapa kalian???
" saya adalah orang yg perintah kebajikan tapi tak melakukanya, dan mencegah kemungkaran tapi melakukan kemungkaran, 
imam gozali berkata : maka takutlah wahai miskiiin( miskin di sini yg di maqsud org yg salah jalan)
 Dengan tipu daya syaiton.
Sehingga di dawuhkan  : bangetnya kerusakan bagi seorang yg bodo yg tidak belajar.
Akan tetapi lebih parah lagi org alim yag tak ber amal...





Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Popular Feed

Recent Story

Featured News

Back To Top