: dawuh kanjeng nabi muhammad saw.
Kepada ibnu mas'ud ra.
Wahai ibnu mas'ud dudukmu sebentar saja di majlis ilmi..walaupuj engka tidak memegang pensil dan tidak menulis satu huruf saja itu lebih bagus dari pada memerdekakan 1000 budak , dan melihatmu kepada wajah orang alim itu lebih bagus dari pada 1000 kuda yang enkau shodakohkan fi saabilillah dan salamu kepda orang alin itu lebih baik dari pada ibadah 1000 tahun.
Hadis ke dua
Kanjeng nabi dawuh :
Satu ahli fikih yang wira'i lebih sulit bagi syaithon dari pada seribu ahli ibadah yg bersungguh sungguh yang bodoh yang wira'ai .
Hadist ke tiga .
Kanjeng nabi dawuh :
Keutamaan Orang alim dibanding Orang yang ahli ibadah yaitu seperti keutamaan rembulan bulan purnama dengan bintang
Hadist ke empat.
Kanjeng nabi dawuh :
Barang siapa yang bepergian mencari ilmu maka akan di ampuni sebelum melangkahkan kakinya .
Hadis ke lima :
Kanjeng nabi dawuh :
Mulyakanlah ulama' sesunguhnya para ulama' itu menurut allah orang yang mulia yg di mulyakan semua .
Hadist ke enam
Kanjeng nabi dawuh :
Barang siapa memandang wajah orang alim satu kali pandangan kemudian orang tersebut senang sebab memandang tadi .. Maka allah menjadikan setiap pandangan yaitu malaikat yang memintakan ampunan kepada orang tersebut sampei hari qiyamat.
Hadist ke tujuh
Kanjeng nabi dawuh :
Barang siapa yang memulyakan orang alim maka bagaikan memuliakanku dan barangsiapa orang yang memuliakanku maka bagaikan memuliakan Allah. Dan barangsiapa yang memuliakan Allah maka tempat kembalinya Jannah.
Hadist yg ke delapan
Kanjeng nabi dawuh :
Tidurnya Orang alim itu lebih utama dibanding ibadahnya orang yang bodoh.
Hadist yang ke sembilan
Kanjeng nabi dawuh.
Barangsiapa yang belajar satu bab dari ilmu dan orang tersebut mengamalkan ilmunya atau tidak mengamalkan maka orang trsebut lebih baik dari pada ibadah 1000 roka'at karena allah .
Hadist yg ke sepuluh
Kanjeng nabi dawuh :
Barang siapa yang ziaroh ke tempat orang alim maka seperti ziaroh kepadaku, barang siapa yang salaman kpda orang alim maka seperti salaman kepadaku , barang siapa yang dudui bersama orang alim maka seperti duduk bersamaku di dunia. Dan barang siapa yg duduk bersamaku di dunia maka aku akan mengajak org trsebut duduk bersama ku di hari qiyamat.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar