Header Ads

Selasa, 30 Juni 2020

Lubabul hadis bab awal. Tentang memulyakan ilmu dan ulama'

Hadis awal

 :  dawuh kanjeng nabi muhammad saw. 

Kepada ibnu mas'ud ra.
 Wahai ibnu mas'ud dudukmu  sebentar saja di majlis ilmi..walaupuj engka tidak memegang  pensil  dan tidak menulis satu huruf saja  itu lebih bagus dari pada  memerdekakan 1000 budak , dan  melihatmu kepada wajah orang alim  itu lebih bagus dari pada  1000 kuda yang enkau shodakohkan fi saabilillah   dan salamu kepda orang alin  itu lebih baik dari pada  ibadah  1000 tahun. 

Hadis ke dua
 Kanjeng nabi dawuh :

Satu ahli fikih  yang wira'i lebih sulit  bagi syaithon  dari pada seribu ahli ibadah  yg bersungguh sungguh yang bodoh yang wira'ai .
 
Hadist ke tiga .
 Kanjeng nabi dawuh :

Keutamaan Orang alim dibanding Orang yang ahli ibadah yaitu seperti keutamaan rembulan bulan purnama dengan bintang

Hadist ke empat.
 Kanjeng nabi dawuh :

 Barang siapa yang bepergian mencari ilmu  maka akan di ampuni sebelum melangkahkan kakinya  .

Hadis ke lima :
Kanjeng nabi dawuh :

 Mulyakanlah ulama' sesunguhnya  para ulama' itu menurut allah  orang yang mulia  yg di mulyakan semua .

Hadist ke enam
Kanjeng nabi dawuh :

 Barang siapa memandang wajah orang alim  satu kali pandangan kemudian orang tersebut senang sebab memandang tadi .. Maka allah menjadikan  setiap pandangan yaitu malaikat  yang memintakan ampunan  kepada orang tersebut sampei hari qiyamat.

Hadist ke tujuh
Kanjeng nabi dawuh :

Barang siapa yang memulyakan  orang alim maka bagaikan memuliakanku dan barangsiapa orang yang memuliakanku maka bagaikan  memuliakan Allah. Dan barangsiapa yang memuliakan Allah maka tempat kembalinya Jannah.

Hadist yg ke delapan
Kanjeng nabi dawuh :

Tidurnya Orang alim itu lebih utama dibanding ibadahnya orang yang bodoh.

Hadist yang ke sembilan
Kanjeng nabi dawuh.

Barangsiapa yang belajar satu bab dari ilmu dan orang tersebut mengamalkan ilmunya atau tidak mengamalkan maka orang trsebut lebih  baik dari pada  ibadah 1000 roka'at karena allah .

Hadist yg ke sepuluh
Kanjeng nabi dawuh :

Barang siapa yang ziaroh ke tempat orang alim maka seperti ziaroh kepadaku,  barang siapa yang salaman kpda orang alim  maka seperti salaman kepadaku , barang siapa yang dudui bersama orang alim maka seperti duduk bersamaku di dunia.  Dan barang siapa yg duduk bersamaku  di dunia  maka aku akan  mengajak org trsebut duduk bersama ku  di hari qiyamat.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Popular Feed

Recent Story

Featured News

Back To Top