Header Ads

Jumat, 26 Juni 2020

Menundukan ma'siat

Assalamu'alaikum warohmatullahi wabarokaatuh.

Alhamdulillah puji syukur kepada allah ta'ala, yang telah memberi keluasan ni'mat kepada kita sehingga kita semua dapat menghirup udara gratis tanpa di pungut biaya...tidak cuma itu fasilitas yg telah allah berikan kepada kita , meliputi anggota tubuh misalnya mata...
Bayangkan saja andai setiap hari ketika melihat di kenakan biaya seperti halnya melihat internet hehe... Tentu saja  repoot banget cuma untuk ngurusi mata saja..
Itu masih mata belum yang lain.

Tapi hati hati juga lhoo !!! gunakan atribut atribut tubuh kita dengan semestinya jangan menyalahi aturan aturan allah.
Memang  gratis kita menggunakan fasilitas itu tapi bersyarat lhooo....dan syaratnya bukan uang melainkan to'at..

Nah sebenernya keto'atan( nurut) itu  kembalinya ke untungan positif ke kita sendiri ...
Contoh : kita tidak boleh nyuri .

Dampak negatif.

Kita bisa membayangkan atau pernah melihat..dampak2 pencuri..
1.  Hati menjadi was was( kuatir)
2. Di manapun berada kita tidak tenang
3 bila ketahuhuan akan di hukum
4. Yg malu kita sendiri.
5. Orang tua dan org yg sayang ke kita tentu kecewa.
 Itu semua termasuk contoh menuruti nafsu tercela..
Nah untuk mengatasi bagaimana???

Bayangkan ketika kita sedang melakukannya tiba tiba mati...trus mati dalam ke adak an ma'siat..anda mau??? Su'ul khotimah??? Tentulah gk ada yg mau kan

Trus bayangkan jika tindak kejahatan itu mengenai anda sendiri ataupun keluarga??
Pasti gk akan mau.

Bayangkan jika do'a jelek orang yg di dzolimi langsung di kabulkan..
Apakah anda mau??? Hehe tentu saja gak akan mau kan.

Bayangkan  jika suatu sa'at anakmu menirukan tindak jahatmu. Gmana perasa'anmu.???

Itu dampak di  dunia blm di akhirot kelak.
Mari sebelum melangkah 
Terlebih dahulu bertanya tanyalah mengenai diri kita sendiri...
Ber angan angan dampak negatifnya..
Supaya tidak timbul penyesalan.
 
Dan yang paling penting selalu berdo'a dan berusaha semaksimal mungkin.
Karena hidup ini penuh rintangan..yg harus kita hadapi...perjalanan kita masih panjang

Rumah kita adalah akhirot. Di dunia hanyalah persinggahan sementara.

Alhamdulillahirobbil alaamin.
Semoga goresan singkat ini di ridzoi allah dan akhirnya bermanfa'at bagi kita semua

Khoirunnas anfa'uhum li naas..
Sebaik baiknya manusia adalah yg ber manfa'at kepada orng lain.

Salam bahagia selalu, anti galau, anti stres , selalu syukur....murah senyum.....









Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Popular Feed

Recent Story

Featured News

Back To Top